1. Brutus
Kemenakan laki-laki
dari Julius Caesar, Marcus Junius Brutus. Brutus bergabung dengan Senat di Roma
setelah awal karirnya sangat sukses sebagai seorang rentenir.
Pada hari pembunuhan
Julius Caesar, ada desas-desus bahwa rencana itu sudah diketahui, dan banyak
konspirator waspada karenanya. Istri Brutus bahkan meminta dengan sangat
padanya untuk menjauhi Senat pada siang itu.
Brutus tidak peduli, dan
berbohong bahwa dia ingin menunggu pamannya, beserta sekelompok senator yang
kemudian menyerang Caesar dengan tangan kosong mereka. Kutipan terkenal, “Et
tu, Brutus?” (kamu juga, Brutus?) diucapkan oleh Caesar sewaktu dia melihat pengkhianatan
yang dilakukan oleh kemenakan laki-lakinya sendiri.
Pembunuh menyerang Julius
Caesar begitu buas, dengan adanyaa luka-luka pada tubuh mereka sendiri. Brutus
bunuh diri sesudah kalah pada Pertempuran kedua Philippi
pada tahun 42 BC.
2. Wang Jingwei
Dianggap
sebagai
pengkhianat yang paling luar biasa dalam sejarah China, lahir pada tahun 1833,
menginjak usia 21 tahun, dia bersekolah di Jepang, di mana dia bertemu dengan
Dr. Sun Yat Sen yang juga merupakan mentornya.
Di bawah pengaruh Dr Sun,
dia mulai berpartisipasi di dalam rencana melawan pemerintahan termasuk
percobaan pembunuhan pejabat Manchu di Beijing yang gagal.
Jang di penjara sampai
pemberontakan Wuchang pada tahun 1911, sesudah itu, pada 1925 dia menjadi
penerus Dr. Sun sebagai Presiden sementara ROC, setelah Dr. Sun wafat (Presiden
sementara ROC).
Wang tidak bisa
mempertahankan kekuasaanya, dengan adanya faksi militer Jiang Jieshi (Chiang
Kai Sek) yang merebutnya di tahun itu. Ketika Nanjing jatuh ke orang Jepang
pada 1937, Wang memulai pengkhianatannya dengan bekerja sama dengan pemerintah
Jepang.
Dia mendukung rencana
Jepang untuk menguasai China.
Waktu China
di dalam masa-masa gawat dan memerlukan tenaganya, Jingwei malah bergabung
dengan orang Jepang yang merupakan pihak penjajah. Wang meninggal sebelum dia
bisa menyaksikan kekalahan Jepang oleh angkatan perang Sekutu di PD II.
3. The Rosenbergs
Menjual rahasia atom
kepada orang Rusia selama Perang Dingin. Pasangan Rosenbergs rela melakukan apa
saja untuk memajukan kepercayaan Komunis mereka. Julius dan Ethel Rosenberg
bergabung dengan Partai Komunis sampai tahun 1943, ketika dengan tiba-tiba
mereka kelihatan seperti mundur dari aktivitas politik.
Ini juga sama dengan tahun
dimana mereka bekerjasama dengan mata-mata super Uni Soviet, Feliksov. Julius
Rosenberg terlibat dalam urusan spionase melawan pemerintah Amerika, dia
bertindak mencuri informasi rahasia dan menukarnya dengan orang Rusia, dan
mencari rekrutan baru untuk mata-mata USSR. Dia ditangkap sewaktu
bercukur pada satu pagi tahun 1950. Dia dan istrinya, Ethel, dihukum mati pada
19 Juni, 1953.
4. Benedict Arnold
Benedict Arnold adalah
seorang jenderal Amerika pada masa Revolusi Amerika sampai dia memutuskan untuk
bergabung ke Inggris. Lahir di Connecticut pada Januari 1741, dia datang dari
latar belakang keluarga susah, dimana keluarganya berjuang agar bisa keluar
dari kemiskinan dan kesukaran.
Selalu dikenal sebagai
anak yang bermasalah, setelah dewasa menonjol di militer. Dari permulaan awal
sebagai seorang pahlawan perang dan patriot sejati, Arnold bersekongkol untuk
menyerahkan benteng Amerika di West Point, New York kepada Inggris Rencananya
gagal dan dia dipukul mundur dan lari ke laut.
Di Inggris dia juga tidak
diterima karena orang-orang Inggris juga mencurigai laki-laki yang mengkhianati
negaranya sendiri begitu mudah. Dia meninggal di dalam kemiskinan di Kanada
pada 1801.
5. Aldrich Ames
Ames memasuki Kedutaan Besar Uni Soviet di Washington
pada 1985 dan menawarkan diri untuk berbisnis rahasia dengan Amerika untuk satu
alasan, yaitu uang.
Dia adalah seorang pecandu
alkohol dan mempunyai istri kedua yang matre, bernama Rosario yang sering menghabiskan gajinya dari
CIA. Untuk memberikan segala kebutuhan dari istrinya ini, dia bersedia
melakukan banyak kerugian pada pemerintah AS dengan memberikan nama mata-mata
Amerika dan informasi kontraintelijen lainnya.
Setidaknya dia
membahayakan lebih dari 100 buah operasi dari militer AS. Dia mendapatakan 4.6
juta dolar dari usahanya ini dan 10 orang agen Amerika tewas karena ketahuan
oleh Sovyet.
Dia ditangkap karena ada
kecurigaan dari CIA dengan gaji $60.000 setahun bisa menghasilkan sebuah rumah
seharga $400.000, mobil jaguar seharga $60.000 dan tagihan telepon istrinya
yang $6.000 sebulan.
Dia ditangkap dan dijatuhi
hukuman seumur hidup, istrinya Rosario
dideportasi ke Amerika Selatan. Pada game Metal Gear Solid 2 – Sons of Liberty,
Raiden bertemu dengan seorang secret service yang bernama Richard Ames.
6. Vidkun Quisling
Awalnya Quisling tidak
diperhitungkan sampai dia membentuk Partai Persatuan Nasional pada tahun 1933.
Dia mencintai Hitler dan merupakan seorang yang percaya teguh pada doktrin
Fasisme.
Quisling, seorang jenderal
militer, bertemu dengan Hitler dan meyakinkan dia mempunyai seluruh informasi
tentang strategi militer Norwegia. Ketika Jerman menginvansi, Quisling diangkat
menjadi perdana menteri “boneka”, sewaktu pejabat pemerintah yang asli dipecat,
bubar dan lari.
Warganegara Norwegia
sangat jijik dengan pengangkatannya, dan memberontak agar dia mengundurkan
diri. Namun, Hitler mensupportnya pada jabatannya itu. Kegagalan sebagai
seorang politikus, Quisling sering membuat kesalahan sendiri, bahkan di mata
pihak Nazi.
Setelah penyerahan Jerman
di Norwegia, Quisling diadili dan juga atas kematian sebanyak 1000 orang Yahudi
selama perang. Dia dihukum mati pada tahun 1945.
7. Judas Iscariot
Judas mengkhianati Yesus
untuk bekerjasama dengan pihak yang berwewenang Roma. Anggota 12 murid ini
mengkhianati temannya untuk sejumlah uang - tiga puluh keping perak. Judas mengatur
tanda istimewa untuk memberitahukan identitas Yesus kepada yang berwewenang.







